Kisah Babinsa Kodim 0602/Serang Yang Berhasil Mencegah Tawuran Antar Kampung*

Menjadi abdi negara yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat, adalah suatu kebanggan dan tugas mulia yg diemban seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Mereka tidak kenal lelah bahkan sering tidak bersama keluarganya demi membina warga yg berada di wilayah tanggung jawabnya. Namun, ada kalanya mereka berhadapan dengan situasi kritis yang membutuhkan tindakan cepat, walaupun resiko nyawa taruhannya.

Seperti halnya yang dialami oleh 3 orang Babinsa yang bertugas di Kodim 0602/Serang. Mereka adalah Sertu Risdianto Babinsa Koramil 0203/Kramatwatu, Serda Wawan Setiawan Babinsa Koramil 0202/Kasemen dan Serka Lingga Babinsa Koramil 0219/Cikande.

Berkat naluri kemanusaan dan tindakan cepat cepat mereka, kejadian tawuran antar kampung berhasil dicegah.

Kejadian berawal ketika ada suatu permasalahan antara dua kampung, yaitu Kampung Dermayon, Kecamatan Kramatwatu dan Kampung Sukadiri, Kecamatan Kasemen, pada pertengahan bulan suci Ramadhan, tepatnya  hari Senin tanggal 28 Mei 2018. Diawali dengan anak-anak muda yang bermain petasan, kemudian berlanjut saling ejek dan terjadi perselisihan antara pemuda kedua kampung tersebut. Kejadian kemudian membesar dengan melibatkan warga dewasa yang jumlahnya mencapai ratusan yang sudah saling berhadapan dan siap saling serang dengan senjata tajam, pentungan dan batu.

“Alhamdulillah kami berhasil meredam emosi yang sudah memuncak,  sehingga semua dapat kami kendalikan,” ujar Sertu Risdianto Babinsa 0203/Kramatwatu saat menceritakan kembali kejadian silam.

Dalam kondisi yang cukup genting dan di tengah massa yang berjumlah kurang lebih 500 orang dari kedua kampung, kedua anggota Babinsa tersebut bersama Bhabinkamtibmas bahu membahu mengambil tindakan cepat. Mereka segera meredam emosi warga dan melakukan pendekatan secara intensif kepada tokoh masyarakat dan perangkat  desa setempat.

“Saat itu, jika saya tidak cepat mengambil sikap, jika terlambat, mungkin saja dapat terjadi pertumpahan darah, bakar-bakaran rumah, karena saat itu saya melihat banyak yang membawa senjata tajam, pentungan dan obor,” lanjut Sertu Risdianto.

Hal senada pun diungkapkan oleh Wawan Setiawan Anggota Babinsa 0202/Kasemen yang pada saat itu berada di lokasi yang sama.

“Tidak ada hal lain yang dapat kami lakukan selain turun langsung ke lokasi untuk meredam kekacauan,” imbuh Sertu Wawan.

“Kami menyadari bahwa tindakan kami tentunya mempunyai resiko yang tinggi, namun berkat keyakinan dan hasil dari pendekatan kepada masyarakat selama ini, kami yakin bahwa kami dapat selamat,” timpal Risdianto saat menjawab pertanyaan seputar keberaniannya dalam melakukan tindakan yang cukup beresiko itu.

Kejadian serupa dialami oleh Serka Lingga, Babinsa koramil 0219/cikande, masih di bulan suci Ramadhan, tepatnya pada hari Jumat tgl 01 juni 2018 Pukul 02.00. Saat itu terjadi pertikaian antara warga Kp. Patikus Perum Cikande Indah Rt 01/07 Ds Cikande dengan warga Perum Cikande Permai Rt 5/4 Ds. Cikande Permai  Kec. Cikande karena hal sepele. Namun berkat kesigapan Serka Lingga yang bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas, tawuran antar warga berhasil dicegah.

“Malam itu saya dapat laporan dari warga bahwa ada tawuran di kampung Patikus. Saat itu juga saya langsung berangkat ke lokasi, tak lupa saya kontak rekan saya Bhabinkamtibmas dan menginfokan kejadian tawuran itu. Untung saja kami datang tepat waktu, kami langsung membubarkan warga yang akan melakukan tawuran” demikian penuturan Serka Lingga.

Malam itu juga kedua mitra tersebut melanjutkan Patroli ke arah Perum Griya karena mereka  mendapat informasi bahwa masih ada kelompok pemuda yang terlibat tawuran. Dan benar saja, begitu tiba di lokasi sudah berhadapan dua kelompok pemuda yang akan saling serang. Secara spontan Serka Lingga dan Bhabinkamtibmas langsung melerai serta mengamankan 6 orang Pelaku beserta 3 unit sepeda motor. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Cikande untuk diproses lebih lanjut.

Perlu dicatat bahwa keberhasilan mencegah tawuran warga tersebut tidak terlepas dari sinergitas TNI – POLRI yang terjalin sangat baik. Hal tersebut terlihat dari kerjasama antara Babinsa dan Babinkamtibmas yang saling bahu membahu dilapangan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah binaan masing-masing.

Tentunya tindakan yang diambil oleh ketiga Babinsa tersebut merupakan suatu langkah positif dan heroik yang dapat ditauladani oleh anggota TNI lainnya. Inilah yang disebut pengorbanan tanpa pamrih para abdi negara ujung tombak pembinaan teritorial.

author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

1 + twelve =